Monday, October 21, 2013

Tentang Baju Muslim Trendy Murah

Busana Muslim
Baju Muslim Trendy Murah. Baju muslim trendy murah, sudah pasti akan segera diserbu oleh konsumen. dapat dikatakan, baju muslim semakin hari semakin tinggi pamornya, hampir semua orang menyukainya, bahkan mereka yang non muslim. meskipun ada beberapa ciri khas yang tidak bisa dipisahkan dari sebuah busana muslim, seolah bukan halangan untuk menembus dunai fashion yang sudah marak dengan berbagai desain.

Full covered body atau menutup seluruh anggota tubuh dan longgar adalag ciri yang kita maksudkan. Anda pasti sudah memahami kenapa mereka disebut  busana muslim dan mengapa ini membedakannya dengan busana yang lain. dengan terus mengalami perkembangan, akhirnya menjadi perhatian para desainer dan kritikus dunia. Apa mau dikata, baju muslim pun menjadi bagian dari mode yang harus mempertahankan ratingnya.

Beberapa kaidah “lurus” tentang ciri khas baju khusus muslim dan muslimah menjadi pudar. Mereka hanya mengutamakan bagaimana sebuah desain akan membuat sebuah busana full covered body  dan tetap membuat si pemakai terlihat trendy, modis, elegan dan semua istilah kecantikan yang ada dunia mode.

Daya Tarik Baju Muslim Trendy Murah

Inilah kemudian yang menjadi daya tarik tersendiri dan membuat baju muslim diterima di segala kalangan. Semua ingin memilikinya, desain terbaru selalu muncul. Namun apa semua orang akan mampu mengeluarkan banyak uang hanya untuk mnegikuti mode dan tampil trendy. Tentu tidak.  Tidak ada yang luar biasa tentang hal tersebut, harga murah memang menjadi

Baju-baju ini hadir di pasar dengan desain yang trendy, dalam artian mengikuti perkembangan mdoe terbaru dan akan memberikan penampilan modern sesuai denngan keinginan Anda. bahan yang digunakan sedikit banyak akan memberikan kualitas baik, yang jelas mereka cukup nyaman dipakai.  Anda tidak perlu pusing mencarinya, baju muslim trendy murah akan banyak tersedia di toko online maupun pusat penjualan fashion di daerah.
pertimbangan utama banyak orang dalam hal memenuhi kebutuhannya. Baju muslim trendy murah akan lebih banyak menarik minat konsumen dari berbagai lalangan dibadningkan dengan baju muslim eksklusif milik desainer ternama, mereka hanya menarik minat sedikit golongan.

Baju Muslim
Toko Online Baju Muslim

Untuk pemesanan silahkan kirim :
Nama | Alamat Lengkap | Nomor yang dapat dihubungi.
Jumlah | Nama Produk | Model | Warna | Ukuran.

Telp:
0813 1110 6637
0857 1930 6033
0877 7107 9633
021 - 741 1472

SMS Center:
0857 1930 6033

Jenis Jenis Busana Muslim Untuk Berbagai Acara

Busana Muslim

Tipe tipe Busana Muslim Untuk Berbagai acara – Berbusana tentunya bukan hal yang asing lagi bagi setiap orang di seluruh dunia, berbusana adalah aspek yang paling penting untuk menjunjung penampilan seseorang. Dalam berbusana kita tidak hanya memilih warna ukuran dan model yang pas tentunya kita harus menyesuaikan dengan keadaan / suasana  suatu acara, semua itu harus disesuaikan dengan sikon (situasi dan kondisi), tentunya terlihat aneh kan apabila kita salah kostum/busana saat mendatangi suatu acara (salah kostum).
Begitu pula dengan memakai busana muslim, kita harus menyesuaikan busana muslim yang kita kenakan dengan acara dan suasana yang kita hadiri. Dalam hal ini busana muslim memiliki tipe kasual,semi formal  dan glamor.

 1.Busana muslim Kasual

Busana muslim kasual tentunya untuk suatu acara/suasana yang kasual. Untuk sahabat yang memiliki jadwal atau kesibukan yang padat, anda cocok memilih busana muslim yang bernuansa kasual. Karena model ini sangat simple dan tidak terlalu ribet untuk dipakai, dan bahan yang digunakan biasanya menggunakan bahan yang mudah menyerap keringat.
Nuansa ini biasa didapatkan dari busana atasan yang simple dan sederhana dengan celana panjang yang terbuat dari kaos, jeans, atau katun. Untuk menunjang penampilan kasual ini anda dapat menambahkan aksesories kalung atau ikat pinggang yang senada atau yang serasi dengan busana yang anda pakai.

2.Busana muslim Semi formal

Busana muslim semi formal dari bahan dan modelnya terlihat agak lebih mewah dari busana muslim tipe kasual. Busana jenis ini sebaiknya digunakan untuk acara yang berkesan semi formal. Misalnya digunakan untuk berkunjung kerumah sanak saudara dan juga teman. Untuk memilih busana muslim jenis semi formal, anda dapat memilih dalam bentuk setelan (atasan dan bawahan) dan juga bentuk jubah (terusan)

3.Busana muslim Glamor

Busana muslim tipe Glamor merupakan busana muslim yang mewah dan memiliki corak, warna, dan model yang mewah pula. Kesan glamor bisa terlihat dari pemilihan desain dan bahan yang glamor pula seperti batik yang akan memberikan kesan etnik namun tetap glamor, kombinasi bahan dengan warna-warna yang cerah dan berbagai variasi motif.
Busana tipe ini paling cocok dikenakan pada saat acara malam hari yaitu pada saat menghadiri acara pesta pernikahan dan pesta pesta lainnya.

          Dalam berbusana pasti kita membutuhkan aksesoris sebagai penunjang dan juga pemanis penampilan . Bahkan bahkan aksesoris sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan bagi penampilan wanita. Berikut ini beberapa aksesoris yang dapat mendukung penampilan anda :

Bros

Aksesoris ini bisa digunakan sebagai pengait jilbab dan juga bias sebagai pemanis penampilan anda.Bros bisa disematkan didekat leher, di dada, di kepala untuk menambah kesan manis pada jilbab atau dibagian lainnya yang dirasa bagus dan pas.


Tas

Aksesoris ini bisa menambah kesan glamor dan juga akan menjadikan penampilan anda semakin sempurna. Pilihlah warna dan model tas yang sesuai dengan jenis pakaian yang anda kenakan.


Kalung

Untuk memilih aksesoris jenis ini sesuaikan jenisnya dengan busana dan gaya kerudung/jilbab yang anda kenakan. Untuk aksesoris kalung yang panjang cocok di dengan jenis jilbab / kerudung yang panjang pula. Begitu juga jika menggunakan aksesoris kalung pendek harus disesuaikan dengan jilba / atau keruduk yang pendek pula. Yang paling penting adalah menyesuaikan dengan keinginan anda

Demikianlah sedikit tips Tipe tipe Busana Muslim Untuk Berbagai acara yang dapat kami bahas, semoga bermanfaat

Baju Muslim
Toko Online Baju Muslim

Untuk pemesanan silahkan kirim :
Nama | Alamat Lengkap | Nomor yang dapat dihubungi.
Jumlah | Nama Produk | Model | Warna | Ukuran.

Telp:
0813 1110 6637
0857 1930 6033
0877 7107 9633
021 - 741 1472

SMS Center:

0857 1930 6033

Ragam Baju Muslim

Busana Muslim
Meski harus mengikuti kaidah agama, namun busana muslim saat ini tetap bisa bergaya fashion, melalui inspirasi warna yang dipadupadan dengan kombinasi bordir, payet dan bulu.
Kini, busana muslim sudah menjadi bagian kebutuhan gaya hidup, tak lagi seperti dulu yang hanya digunakan untuk kepentingan acara spiritual seperti pengajian dan ritual tarawih. Penggunaan busana muslim semakin bergerak ke depan, sejalan dengan mengikuti selera pemakai yang sudah tak canggung lagi mengenakannya ke mana-mana, dari pesta ulang tahun sahabat, pergi belanja, saat santai
bersama keluarga hingga ke aktivitas pekerjaan dan sukacitanya pesta.

Kebutuhan terhadap busana muslim saat ini, juga tak terhenti saat bulan Ramadhan dan Idul Fitri berakhir, bahkan penggunaannya meluas hingga ke kalangan non-muslim. Pengguna busana muslim bukan lagi dari kalangan masyarakat bawah saja, ataupun kalangan ibu yang terbatas. Kini berkunjung ke kafe atau mal berbaju koko sudah biasa, atau pun para wanita memakai abaya atau gamis sudah bukan pemandangan baru di mana-mana. Anak-anak muda kini juga telah banyak mengoleksi berbagai setelan busana muslim, karena telah mengikuti tren sekarang yang bisa padu padan aneka model celana bergaya.

Semua begitu cepat berubah sekarang, sesuai dengan berbagai model busana muslim berikut detail dan motifnya yang beragam. Nuansanya pun selaras dengan gaya berpakaian orang Indonesia secara umum.

Di samping itu diharapkan busana muslim bisa sempurna pembawaannya dengan mengikuti kaidah agama, namun tetap bisa bergaya fashion, dan lebih jauh lagi bisa popular di pasar internasional.

Berbagai penawaran baru selalu menjadi konsep menarik yang dikeluarkan para perancang busana muslim setiap tahunnya. Apalagi, busana muslim sudah menjadi bagian pasar fashion yang menjanjikan dengan kalangan mayoritas muslim di Indonesia. Ini menandakan potensi bisnis yang menggembirakan, sekaligus menantang para perancangnya untuk selalu menghasilkan sesuatu yang baru agar menghasilkan keragaman desain fashion.

Konsep pembuatan kombinasi warna dan garis-garis rancangan terkadang menjadi agak bebas, sebagian perancangnya pun telah berani keluar dari pakem. Meski sudah pasti tak bakal melanggar persyaratan syariah Islam.

Baju Muslim
Toko Online Baju Muslim

Untuk pemesanan silahkan kirim :
Nama | Alamat Lengkap | Nomor yang dapat dihubungi.
Jumlah | Nama Produk | Model | Warna | Ukuran.

Telp:
0813 1110 6637
0857 1930 6033
0877 7107 9633
021 - 741 1472

SMS Center:
0857 1930 6033 

Tentang Busana Muslim Yang Lagi Trend

Busana Muslim

Bila anda sedang mencari informasi busana muslim terbaru ini, dan model baju muslim yang lagi trend, juga bisa anda dapatkan informasinya di blog ini. Busana muslim merupakan sebuah busana yang wajib anda pakai sebagai seseorang yang taat.
Dalam pemakaian busana adalaha satu aspek penting utk menunjang penampilan seseorang. Tak terkecuali dgn busana muslim. sesuaikan baju muslim yg dikenakan dgn acara dan suasananya. Busana muslim juga memiliki tipe yaitu kasual, semi formal dan glamor. Dalam artikel ini, mencoba membahas tentang busana muslim kasual dan busana glamor
Busana muslim tipe glamor ini pas digunakan utk acara malam hari terutama menghadiri acara resmi seperti pesta pernikahan, halal bihalal atau mendampingi suami menemui klien. Bentuk glamor merupakan busana muslim yg mewah dan memiliki corak, warna, dan model yg mewah pula. Kesan glamor bisa terlihat dari pemilihan desain dan bahan yg glamor pula seperti batik yg akan memberikan kesan etnik namun tetap glamor, kombinasi bahan dgn warna-warna yg cerah dan berbagai variasi motif.
Jilbab yg digunakan pun agak berbeda dari jenis jilbab tipe kasual dan tipe semi formal. Jilbab utk busana muslim glamor ini lebih memperlihatkan kesan mewah agar bisa serasi dgn busananya. Model jilbab yg digunakan pun lebih bervariasi, bisa menggunakan model jilbab dgn 2 kain, 2 corak, 2 warna atau kreasi-kreasi lainnya.
Busana seperti ini insya Allah tidak akan lekang sampai akhir zaman, dan akan selalu menghiasi khazanah peradaban dunia Islam. Dunia fashion busana muslim juga mengalami perkembangan. Seperti apakah model busana muslim terbaru untuk tahun ini.
Perlu diperhatikan pula, walaupun busana muslim yg digunakan bertema kasual, namun bukan berarti boleh mengenakan busana muslim yg ketat dan memperlihatkan leku-lekuk tubuh. Hindari juga atasan yg terlalu pendek. Sebaiknya pilih busana atasan dgn potongan sampai ke lutut.
Busana muslim kasual tentunya diperuntukkan utk acara dan suasana yg kasual pula. Utk  anda yg memiliki aktivitas cukup padat cocok memilih busana muslim bernuansa kasual. Karena model kasual biasanya tidak terlalu ribet, dan banyak menggunakan bahan yg banyak menyerap keringat.




Tampilan kasual bisa didapat dari padanan atasan yg simple dan sederhana dgn celana panjang dari bahan jin, kaus, atau katun. Utk mempermanis penampilan, kamu dapat menambahkan aksesoris kalung atau belt (ikat pinggang) yg serasi. Namun, usahakan aksesoris yg digunakan tidak terlalu banyak. Semoga artikel kami kali ini dapat memberi manfaat buat anda..


Baju Muslim
Toko Online Baju Muslim

Untuk pemesanan silahkan kirim :
Nama | Alamat Lengkap | Nomor yang dapat dihubungi.
Jumlah | Nama Produk | Model | Warna | Ukuran.

Telp:
0813 1110 6637
0857 1930 6033
0877 7107 9633
021 - 741 1472

SMS Center:
0857 1930 6033

Kiat-Kiat Mempererat Cinta Suami Istri

Busana Muslim

Ada kejadian, seorang laki-laki sebelum menikah menginginkan istri yang cantik parasnya dan beberapa kriteria lainnya. Tetapi pada saat pernikahan, dia mendapatkan istrinya sangat jauh dari kriteria yang ia tetapkan. Subhanallah! Inilah jodoh, walaupun sudah berusaha keras, tetapi jika Allah menghendaki lain, semua akan terjadi.

Pada awalnya ia terkejut karena istrinya ternyata kurang cantik, padahal sebelumnya sudah nazhar (melihat) calon istrinya tersebut. Sampai ayah dari pihak suami menganjurkan anaknya untuk menceraikan istrinya tersebut. Tetapi kemudian ia bersabar. Dan ternyata ia mendapati istrinya tersebut sebagai wanita yang shalihah, rajin shalat, taat kepada orang tuanya, taat kepada suaminya, selalu menyenangkan suami, juga rajin shalat malam.

Pada akhirnya, setelah sekian lama bergaul, sang suami ini merasa benar-benar puas dengan istrinya. Bahkan ia berpikir, lama-kelamaan istrinya bertambah cantik, dan ia sangat mencintai serta menyayanginya. Karena kesabaranlah Allah menumbuhkan cinta dan ketentraman. Ternyata faktor fisik tidaklah begitu pokok dalam menentukan kebahagiaan dan keharmonisan rumah tangga, walaupun bisa juga ikut berperan menentukan.

Berikut ini kami bawakan kiat-kiat praktis sebagai ikhtiar merekatkan cinta kasih antara suami istri, sehingga keharmonisan bisa tercipta.

Pertama : Saling Memberi Hadiah.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda :
تَهَادَوْا تَحَابُّوا

“Saling memberi hadiahlah kalian, niscaya kalian akan saling cinta mencintai”.[1]

Memberi hadiah merupakan salah satu bentuk perhatian seorang suami kepada istrinya, atau istri kepada suaminya. Terlebih bagi istri, hadiah dari suami mempunyai nilai yang sangat mengesankan. Hadiah tidak harus mahal, tetapi sebagai simbol perhatian suami kepada istri.

Seorang suami yang ketika pulang membawa sekedar oleh-oleh kesukaan istrinya, tentu akan membuat sang isteri senang dan merasa mendapat perhatian. Dan seorang suami, semestinya lebih mengerti apa yang lebih disenangi oleh isterinya. Oleh karena itu, para suami hendaklah menunjukkan perhatian kepada istri, diungkapkan dengan memberi hadian meski sederhana.

Kedua : Mengkhususkan Waktu Untuk Duduk Bersama.
Jangan sampai antara suami istri sibuk dengan urusannya masing-masing, dan tidak ada waktu untuk duduk bersama.

Ada pertanyaan yang diajukan kepada Syaikh bin Baz. Ada seorang pemuda tidak memperlakukan isteri dengan baik. Yang menjadi penyebabnya, karena ia sibuk menghabiskan waktunya untuk berbagai pekerjaan yang berhubungan dengan studi dan lainnya, sehingga meninggalkan isteri dan anak-anaknya dalam waktu lama. Masalah ini ditanyakan kepada Syaikh, apakah diperbolehkan sibuk menuntut ilmu dan sibuk beramal dengan resiko mengambil waktu yang seharusnya dikhususkan untuk isteri?

Syaikh bin Baz menjawab pertanyaan ini. Beliau menyatakan, tidak ragu lagi, bahwa wajib atas suami untuk memperlakukan isterinya dengan baik berdasarkan firman Allah:

وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ

“Pergaulilah mereka dengan baik” [An Nisa`: 19]

Juga sebagaimana sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada Abdullah bin ‘Amr bin Ash, yaitu manakala sahabat ini sibuk dengan shalat malam dan sibuk dengan puasa, sehingga lupa dan lalai terhadap isterinya, maka Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:

“Puasalah dan berbukalah. Tidur dan bangunlah. Puasalah sebulan selama tiga hari, karena sesungguhnya kebaikan itu memiliki sepuluh kali lipat. Sesungguhnya engkau memiliki kewajiban atas dirimu. Dirimu sendiri memiliki hak, dan engkau juga mempunyai kewajiban terhadap isterimu, juga kepada tamumu. Maka, berikanlah haknya setiap orang yang memiliki hak” [Muttafaqun ‘alaihi].

Banyak hadits yang menunjukkan adanya kewajiban agar suami memperlakukan isteri dengan baik. Oleh karena itu, para pemuda dan para suami hendaklah memperlakukan isteri dengan baik, berlemah-lembut sesuai dengan kemampuan. Apabila memungkinkan untuk belajar dan menyelesaikan tugas-tugasnya di rumah, maka lakukanlah di rumah, sehingga, disamping dia mendapatkan ilmu dan menyelesaikan tugas, dia juga dapat membuat isteri dan anak-anaknya senang. Kesimpulannya, adalah disyariatkan atas suami mengkhususkan waktu-waktu tertentu, meluangkan waktu untuk isterinya, agar sang isteri merasa tentram, memperlakukan isterinya dengan baik; terlebih lagi apabila tidak memiliki anak.

Rasululah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (artinya) :
Sebaik-baik kalian adalah yang terbaik di antara kalian terhadap keluarganya. Dan saya adalah orang yang terbaik di antara kalian terhadap keluargaku.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (artinya) :
Orang yang paling sempurna imannya adalah yang terbaik akhlaknya di antara mereka. Dan sebaik-baik kalian adalah yang terbaik terhadap isteri-isteri kalian. [Diriwayatkan oleh Tirmidzi]

Sebaliknya, seorang isteri juga disyariatkan untuk membantu suaminya, misalnya menyelesaikan tugas-tugas studi ataupun tugas kantor. Hendaklah dia bersabar apabila suaminya memiliki kekurangan karena kesibukannya, sehingga kurang memberikan waktu yang cukup kepada isterinya.

Berdasarkan firman Allah, hendaklah antara suami dan isteri saling bekerjasama:
وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى

“Tolong-menolonglah kalian di atas kebaikan dan takwa”.

Juga berdasarkan keumuman sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

وَاللَّهُ فِي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيهِ

“Allah akan selalu menolong hambaNya selama hambaNya itu menolong saudaranya”. [Diterjemahkan dari buku Fatawa Islamiyyah]

Nasihat Syaikh bin Baz tersebut ditujukan kepada kedua belah pihak. Kepada suami hendaklah benar-benar tidak sampai melalaikan, dan kepada isteri pun untuk bisa bersabar dan memahami apabila suaminya sibuk bukan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat.

Untuk para isteri, bisa juga mengoreksi diri mereka. Mungkin di antara sebab suami tidak kerasan di rumah karena memiliki isteri yang sering marah, selalu bermuka masam dan ketus apabila berbicara.

Ketiga : Menampakkan Wajah Yang Ceria.
Di antara cara untuk mempererat cinta kasih, hendaklah menampakkan wajah yang ceria. Ungkapan dengan bahasa wajah, mempunyai pengaruh yang besar dalam kegembiraan dan kesedihan seseorang. Seorang isteri akan senang jika suaminya berwajah ceria, tidak cemberut. Secara umum Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لَا تَحْقِرَنَّ مِنْ الْمَعْرُوفِ شَيْئًا وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْق

“Sedikit pun janganlah engkau menganggap remeh perbuatan baik, meskipun ketika berjumpa dengan saudaramu engkau menampakkan wajah ceria” [HR Muslim]

Begitu pula sebaliknya, ketika suami datang, seorang isteri jangan sampai menunjukkan wajah cemberut atau marah. Meskipun demikian, hendaknya seorang suami juga bisa memahami kondisi isteri secara kejiwaan. Misalnya, isteri yang sedang haidh atau nifas, terkadang melakukan tindakan yang menjengkelkan. Maka seorang suami hendaklah bersabar.

Ada pertanyaan dari seorang istri yang disampaikan kepada Syaikh bin Baz, sebagai berikut :

“Suami saya -semoga Allah memaafkan dia-, meskipun dia berpegang teguh dengan agama dan memiliki akhlak yang tinggi serta takut kepada Allah, tetapi dia tidak memiliki perhatian kepada saya sedikit pun. Jika di rumah, ia selalu berwajah cemberut, sempit dadanya dan terkadang dia mengatakan bahwa sayalah penyebab masalahnya.

Tetapi Allah-lah yang mengetahui bahwa saya –alhamdulillah- telah melaksanakan hak-haknya. Yakni menjalankan kewajiban saya sebagai isteri. Saya berusaha semaksimal mungkin dapat memberikan ketenangan kepada suami dan menjauhkan segala hal yang membuatnya tidak suka. Saya selalu sabar atas tindakan-tindakannya terhadap saya.

Setiap saya bertanya sesuatu kepadanya, dia selalu marah, dan dia mengatakan bahwa ucapan saya tidak bermanfaat dan kampungan. Padahal perlu diketahui, jika kepada teman-temannya, suami saya tersebut termasuk orang yang murah senyum. Sedangkan terhadap saya, ia tidak pernah tersenyum; yang ada hanyalah celaan dan perlakuan buruk. Hal ini menyakitkan dan saya merasa sering tersiksa dengan perbuatannya. Saya ragu-ragu dan beberapa kali berpikir untuk meninggalkan rumah.

Wahai Syaikh, apabila saya meninggalkan rumah dan mendidik sendiri anak-anak saya dan berusaha mencari pekerjaan untuk membiayai anak-anak saya sendiri, apakah saya berdosa? Ataukah saya harus tetap tinggal bersama suami dalam keadaan seperti ini, (yaitu) jarang berbicara dengan suami, (ia) tidak bekerja sama dan tidak merasakan problem saya ini?”

Dijawab oleh Syaikh bin Baz : “Tidak diragukan lagi, bahwa kewajiban atas suami isteri ialah bergaul dengan baik dan saling menampakkan wajah penuh dengan kecintaan. Dan hendaklah berakhlak dengan akhlak mulia, (yakni) dengan menampakkan wajah ceria, berdasarkan firman Allah:

وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ

“Pergaulilah mereka dengan baik”. [An Nisa` : 19].

Juga dalam surat Al Baqarah ayat 228:
وَلَهُنَّ مِثْلُ الَّذِي عَلَيْهِنَّ بِالْمَعْرُوفِ وَلِلرِّجَالِ عَلَيْهِنَّ دَرَجَةٌ

“Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf, akan tetapi, para suami mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada isteri”.

Arti kelebihan disini, secara umum laki-laki lebih unggul daripada wanita. Tetapi nilai-nilai yang ada pada setiap individu di sisi Allah, tidak berarti laki-laki pasti derajatnya lebih tinggi. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kalian di sisi Allah adalah yang paling bertakwa.

Dan berdasarkan sabda Nabi:

الْبِرُّ حُسْنُ الْخُلُقِ


“Kebaikan itu adalah akhlak yang baik”. [HR Muslim].

Dan berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

لَا تَحْقِرَنَّ مِنْ الْمَعْرُوفِ شَيْئًا وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ

“Sedikitpun janganlah engkau menganggap remeh perbuatan baik, meskipun ketika berjumpa dengan saudaramu engkau menampakkan wajah ceria”.[HR Muslim]

Juga berdasarkan sabda Nabi:

أَكْمَلُ الْمُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا وَخِيَارُكُمْ خِيَارُكُمْ لِنِسَائِهِمْ خُلُقًا

“Orang yang paling sempurna imannya adalah yang terbaik akhlaknya di antara mereka. Dan sebaik-baik kalian adalah yang terbaik terhadap isteri-isteri kalian”.[Diriwayatkan oleh Tirmidzi].

Ini semua menunjukkan, bahwa motivasi berakhlak yang baik dan menampakkan wajah ceria pada saat bertemu serta bergaul dengan baik kepada kaum Muslimin, berlaku secara umum; terlebih lagi kepada suami atau isteri dan kerabat.

Oleh karena itu, engkau telah berbuat baik dalam hal kesabaran dan ketabahan atas penderitaanmu, yaitu menghadapi kekasaran dan keburukan suamimu. Saya berwasiat kepada dirimu untuk terus meningkatkan kesabaran dan tidak meninggalkan rumah di karenakan hal itu. Insya Allah akan mendatangkan kebaikan yang banyak. Dan akibat yang baik, insya Allah diberikan kepada orang-orang yang sabar. Banyak ayat yang menunjukan, barangsiapa yang bertakwa dan sabar, maka sesungguhnya balasan yang baik itu bagi orang-orang yang bertakwa. Dan sesungguhnya Allah akan memberi ganjaran yang besar tanpa hisab kepada oraang-orang yang sabar.

Tidak ada halangan dan rintangan untuk bercanda dan bergurau, serta mengajak bicara suami dengan ucapan-ucapan yang dapat melunakkan hatinya, dan yang dapat menyebabkan lapang dadanya dan menumbuhkan kesadaran akan hak-hakmu. Tinggalkanlah tuntutan-tuntutan kebutuhan dunia (yang tidak pokok) selama sang suami melaksanakan kewajiban dengan memberikan nafkah dari kebutuhan-kebutuhan yang pokok, sehingga ia menjadi lapang dada dan hatinya tenang. Engkau akan merasakan balasan yang baik, insya Allah. Semoga Allah memberikan taufiq kepada dirimu untuk mendapatkan kebaikan dan memperbaiki keadaan suamimu. Semoga Allah membimbingnya kepada kebaikan dan memperbaiki akhlaknya. Semoga Allah membimbingnya untuk dapat bermuka ceria dan melaksanakan kewajiban-kewajiban kepada isterinya dengan baik. Sesungguhnya, Allah adalah sebaik-baik yang diminta, dan Dia adalah pemberi hidayah kepada jalan yang lurus. [Dinukil dari buku Fatawa Islamiyyah].

Ini menunjukkan, bahwa seorang wanita diperbolehkan untuk mengeluh dan menyampaikan problemnya kepada orang yang alim, atau orang yang dianggap bisa menyelesaikan masalah nya.

Sehubungan dengan permasalahan ini, Syaikh ‘Utsaimin mengatakan, bahwa apa yang disampaikan oleh sebagian wanita, yang menceritakan keadaan rumah tangganya kepada kerabatnya, bisa jadi (kepada) orang tua isteri atau kakak perempuannya, atau kerabat yang lainnya, bahkan kepada teman-temannya, (hukumnya) adalah diharamkan. Tidak halal bagi seorang wanita membuka rahasia rumah tangganya dan keadaan suaminya kepada seorang pun. Karena seorang wanita yang shalihah ialah, yang bisa menjaga dan memelihara kedudukan martabat suaminya. Nabi n telah memberitakan, seburuk-buruk manusia kedudukannya di sisi Allah pada hari Kiamat ialah, seorang laki-laki yang suka menceritakan keburukan isterinya, atau seorang wanita yang menceritakan keburukan suaminya.

Meski demikian, jangan dipahami bahwa secara mutlak seorang wanita tidak boleh menceritakan keburukan seorang suami. Karena, pada masa Nabi pun ada seorang wanita yang datang kepada Rasulullah n dan berkata: “Ya, Rasulullah. Suami saya adalah orang yang kikir, tidak memberikan nafkah yang cukup bagi saya. Bolehkah saya mengambil darinya tanpa sepengetahuannya untuk sekedar mencukupi kebutuhan saya dan anak saya?”

Mendengar penuturan orang ini, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab:

خُذِي مَا يَكْفِيكِ وَوَلَدَكِ بِالْمَعْرُوفِ

“Ambillah nominal yang mencukupi kebutuhanmu dan anakmu”. [Muttafaqun ‘alaihi]

Keempat : Memberikan Penghormatan Dengan Hangat Kepada Pasangannya.
Memberikan penghormatan dengan hangat kepada pasangannya, baik ketika hendak pergi keluar rumah, ataupun ketika pulang. Penghormatan itu, hendaklah dilakukan dengan mesra.

Dalam beberapa hadits diriwayatkan, ketika hendak pergi shalat, Rasulullah n mencium isterinya tanpa berwudhu lagi dan langsung shalat. Ini menunjukkan, bahwa mencium isteri dapat mempererat hubungan antara suami isteri, meluluhkan kebekuan ataupun kekakuan antara suami isteri. Tentunya dengan melihat situasi, jangan dilakukan di hadapan anak-anak.

Perbuatan sebagian orang, ketika seorang isteri menjemput suaminya yang datang dari luar kota atau dari luar negeri, ia mencium pipi kanan dan pipi kiri di tempat umum. Demikian ini tidak tepat.

Memberikan penghormatan dengan hangat tidak mesti dengan mencium pasangannya. Misalnya, seorang suami dapat memanggil isterinya dengan baik, tidak menjelek-jelekkan keluarganya, tidak menegur isterinya di hadapan anak-anak mereka. Atau seorang isteri, bila melakukan penghormatan dengan menyambut kedatangan suaminya di depan pintu. Apabila suami hendak bepergian, istri menyiapkan pakaian yang telah diseterika dan dimasukkannya ke dalam tas dengan rapi.

Suami hendaknya menghormati isterinya dengan mendengarkan ucapan isteri secara seksama. Sebab terkadang, ada sebagian suami, jika isterinya berbicara, ia justru sibuk dengan hand phone-nya mengirim sms atau sambil membaca koran. Dia tidak serius mendengarkan ucapan isteri. Dan jika menanggapinya, hanya dengan kata-kata singkat. Jika isteri mengeluh, suami mengatakan “hal seperti ini saja dipikirkan!”

Meskipun sepele atau ringan, tetapi hendaklah suami menanggapinya dengan serius, karena bagi isteri mungkin merupakan masalah yang besar dan berat.

Kelima : Hendaklah Memuji Pasangannya.
Di antara kebutuhan manusia adalah keinginan untuk dipuji -dalam batas-batas yang wajar. Dalam masalah pujian ini, para ulama telah menjelaskan [2], bahwa pujian diperbolehkan atau bahkan dianjurkan dengan syarat-syarat : untuk memberikan motivasi, pujian itu diungkapkan dengan jujur dan tulus, dan pujian itu tidak menyebabkan orang yang dipuji menjadi sombong atau lupa diri.

Abu Bakar As Siddiq Radhiyallahu ‘anhu pernah dipuji, dan dia berdo’a kepada Allah: “Ya, Allah. Janganlah Engkau hukum aku dengan apa yang mereka ucapkan. Jangan jadikan dosa bagiku dengan pujian mereka, jangan timbulkan sifat sombong. Jadikanlah aku lebih baik dari apa yang mereka sangka, dan ampunilah aku atas perbuatan-perbuatan dosa yang mereka tidak ketahui”.

Perkatanan ini juga diucapkan oleh Syaikh Al Albani ketika beliau dipuji-puji oleh seseorang di hadapan manusia. Beliau rahimahullah menangis dan mengucapkan perkataan Abu Bakar tersebut serta mengatakan: “Saya ini hanyalah penuntut ilmu saja”.

Seorang isteri senang pujian dari suaminya, khususnya di hadapan orang lain, seperti keluarga suami atau isteri. Dia tidak suka jika suami menyebutkan aibnya, khususnya di hadapan orang lain. Jika masakan isteri kurang sedap jangan dicela.

Keenam : Bersama-Sama Melakukan Tugas Yang Ringan.
Di antara kesalahan sebagian suami ialah, mereka menolak untuk melakukan sebagian tugas di rumah. Mereka mempunyai anggapan, jika melakukan tugas di rumah, berarti mengurangi kedudukannya, menurunkan atau menjatuhkan kewibawaannya di hadapan sang isteri. Pendapat ini tidak benar.

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan tugas-tugas di rumah, seperti menjahit pakaiannya sendiri, memperbaiki sandalnya dan melakukan tugas-tugas di rumah. Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam Musnad-nya dan terdapat dalam Jami’ush Shaghir. Terlebih lagi dalam keadaan darurat, seperti isteri sedang sakit, setelah melahirkan. Terkadang isteri dalam keadaan repot, maka suami bisa meringankan beban isteri dengan memandikan anak atau menyuapi anak-anaknya. Hal ini, disamping menyenangkan isteri, juga dapat menguatkan ikatan yang lebih erat lagi antara ayah dan anak-anaknya.

Ketujuh : Ucapan Yang Baik.
Kalimat yang baik adalah kalimat-kalimat yang menyenangkan. Hendaklah menghindari kalimat-kalimat yang tidak menyenangkan, bahkan menyakitkan.

Seorang suami yang menegur isterinya karena tidak berhias, tidak mempercantik diri dengan celak dimata, harus dengan ucapan yang baik.[3]
Misalnya dengan perkataan : “Mengapa engkau tidak memakai celak?”

Isteri menjawab dengan kalimat yang menyenangkan : “Kalau aku memakai celak, akan mengganggu mataku untuk melihat wajahmu”.

Perkataan yang demikian menunjukkan ungkapan perasaan cinta isteri kepada suami. Ketika ditegur, ia menjawab dengan kalimat menyenangkan.

Berbeda dengan kasus lain. Saat suami isteri berjalan-jalan di bawah bulan purnama, suami bertanya : “Tahukah engkau bulan purnama di atas?”

Mendengar pertanyaan ini, sang isteri menjawab : “Apakah engkau lihat aku buta?”

Kedelapan : Perlu Berekreasi Berdua Tanpa Membawa Anak.
Rutinitas pekerjaan suami di luar rumah dan pekerjaan isteri di rumah membuat suasana menjadi jenuh. Sekali-kali diperlukan suasana lain dengan cara pergi berdua tanpa membawa anak. Hal ini sangat penting, karena bisa memperbaharui cinta suami isteri.

Kita mempunyai anak, lantas bagaimana caranya? Ini memang sebuah problem. Kita cari solusinya, jangan menyerah begitu saja.

Bukan berarti setelah mempunyai anak banyak tidak bisa pergi berdua. Tidak! Kita bisa meminta tolong kepada saudara, kerabat ataupun tetangga untuk menjaga anak-anak, lalu kita dapat pergi bersilaturahmi atau belanja ke toko dan lain sebagainya. Kemudian pada kesempatan lainnya, kita pergi berekreasi membawa isteri dan anak-anak.

Kesembilan : Hendaklah Memiliki Rasa Empati Pada Pasangannya.
Rasulullah bersabda:

مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى

“Perumpamaan kaum mukminin antara satu dengan yang lainnya itu seperti satu tubuh. Apabila ada satu anggota tubuh yang sakit, maka anggota tubuh yang lain pun ikut merasakannya sebagai orang yang tidak dapat tidur dan orang yang terkena penyakit demam”.[4]

Ini berlaku secara umum kepada semua kaum Muslimin. Rasa empati harus ada. Yaitu merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain, termasuk kepada isteri atau suami. Jangan sampai suami sakit, terbaring di tempat tidur, isteri tertawa-tawa di sampingnya, bergurau, bercanda. Begitu pula sebaliknya, jangan sampai karena kesibukan, suami kemudian kurang merasakan apa yang dirasakan oleh isteri.

Kesepuluh : Perlu Adanya Keterbukaan.
Keterbukaan antara suami dan isteri sangat penting. Di antara problem yang timbul di keluarga, lantaran antara suami dan isteri masing-masing menutup diri, tidak terbuka menyampaikan problemnya kepada pasangannya. Yang akhirnya kian menumpuk. Pada gilirannya menjadi lebih besar, sampai akhirnya meledak.

Inilah sepuluh tips untuk merekatkan hubungan suami-istri, sehingga biduk rumah tangga tetap harmonis dan tenteram. Semoga bermanfaat, menjadi bekal keharmonisan keluarga.

[Diangkat dari buku Lautan Cinta, Fariq Gasim Anuz, Darul Qolam, Cet. I, Th. 1426H/2005M]

Baju Muslim
Toko Online Baju Muslim

Untuk pemesanan silahkan kirim :
Nama | Alamat Lengkap | Nomor yang dapat dihubungi.
Jumlah | Nama Produk | Model | Warna | Ukuran.

Telp:
0813 1110 6637
0857 1930 6033
0877 7107 9633
021 - 741 1472

SMS Center:

0857 1930 6033

Model Baju Muslim Wanita Desain Terbaru

Busana Muslim

Model Baju Muslim Wanita Desain Terbaru - mempunyai atau menggunakan baju dengan design teranyar barangkali untuk sebagian orang tidaklah demikian mutlak. tetapi untuk mayoritas orang perihal ini amatlah mutlak. sangat banyak faedah saat mengenakan baju dengan design atau jenis yang teranyar. enakan pakian dengan jenis teranyar, kita dapat tampak makin menarik di depan beberapa orang. di antara perihal yang sangat mutlak untuk manusia yaitu memperoleh perhatian di depan tiap-tiap orang. perihal yang lebih mutlak dari memakai baju yang mempunyai design atau jenis teranyar yaitu kita bikin diri kita dihargai oleh orang lain. dengan tidak segera, baju bisa jadi penilaian untuk kita di depan orang lain.



 Diantara jalur paling baik untuk memperoleh pernyataan dari orang lain yaitu gunakan baju denga jenis teranyar. sangat banyak area yang jual baju yang mempunyai jenis terkini. terlebih jenis Model Baju Muslim Wanita, ini yaitu baju yang amat dicari. wanita biasanya yaitu yang sangat banyak mengingikan baju yang senantiasa ikuti mode. wanita memanglah senantiasa inginkan tampak lain setiap waktu.

 Oleh dikarenakan itu, maka sangat banyak area yang sediakan pilihan baju yang senantiasa ikuti mode dari masa ke masa. kita bisa dengan gampang menentukan jenis teranyar baju yang kita kehendaki. enakan baju jenis teranyar, kita dapat tampak tambah baik dari dahulu. tak ada salahnya untuk kita untuk ikuti perubahan Model Baju Muslim Wanita Desain Terbaru.

Baju Muslim
Toko Online Baju Muslim

Untuk pemesanan silahkan kirim :
Nama | Alamat Lengkap | Nomor yang dapat dihubungi.
Jumlah | Nama Produk | Model | Warna | Ukuran.

Telp:
0813 1110 6637
0857 1930 6033
0877 7107 9633
021 - 741 1472

SMS Center:

0857 1930 6033

Baju Muslim Big Size

Busana Muslim

Waktu pertama saya denger Busana big size ,Dipikiran saya langsung terlintas pemahaman mengenai busana untuk orang-orang yang memeiliki beratbadan yang tidak standart.Setiap wanita pasti pengen bergaya dengan busana yang mengesankan meskipun mereka memiliki kekurangan,Eh bukan kekurangan tetapi kelebihan berat badan.Saya kutip dari sebuah artikel di sebuah majalah online ,busana big size ini berawal dari kesulitan menentukan busana yang pas untuk kaum yang tubuhnya big size alias gendut.Seorang desainer yang bernama Hannie Hananto merancang busana yang memiliki postur serupa.

Beliau menampilkan busana muslim untuk wanita yang aktif.Beliau juga tak lupa untuk menyertakan pakem pakem untuk busana ‘Big Size ‘ Sebutlah garis hitam dan warna A.Namun beliau menyarankan agar tidak terlalu terpaku degan warna tersebut.Sebagai gantinya beliau memberikan saran untuk mengunakan warna warna solid.Desainer ini mengatakan warna merah marun,merah cabai,blue navy hingga hijau botol sebagai warna yang pas digunakan untuk seseorang yang     memiliki tubuh yang lumayan besar.Warna warna tersebut memberi kesan bagi pemakai menjadi terlihat lebih kurus.Sedang untuk warna abu abu dan pastel kita pemilik tubuh big size disarankan untuk menghindarinya.Kata beliau warna ini lebih mudah mencuatkan cahaya yang lebih banyak sehingga meberikan ilusi yang lebih besar.

Sedangkan siluet yang tepat adalah busana bergaris A. Bagi mereka yang berpostur besar, biasanya memiliki pinggang dan pinggul yang besar pula. Dengan busana garis A, ‘kelebihan’ itu dapat tertutupi karena tidak lekat membentuk tubuh.Sedangkan tips untuk bahan beliau meberikan saran memilih beragam jenis seperti katun hingga sifon. Jangan lupa pula, kenakan aksesori tertentu yang bisa menjadi fokus perhatian.Jadi anda yang memiliki badan yang besar tak perlu kawatir dan pusing untuk tampil percara diri menggunakan busana muslim big size.

Baju Muslim

Toko Online Baju Muslim

Untuk pemesanan silahkan kirim :
Nama | Alamat Lengkap | Nomor yang dapat dihubungi.
Jumlah | Nama Produk | Model | Warna | Ukuran.

Telp:
0813 1110 6637
0857 1930 6033
0877 7107 9633
021 - 741 1472

SMS Center:
0857 1930 6033